SIBIRUBIRU, BERSAMA
Jalan alternatif dari Desa Penen Kec Sibirubiru ke Sibolangit selama dua tahun ini sejak Bupati dr Asriludin Tambunan, tidak pernah dapat perhatian. Kondisinya sekarang ini "babak belur". Hancur, sulit dilalui oleh semua jenis kendaraan.Akibatnya masyarakat puluhan desa di dua kecamatan ini mengeluh karena hasil pertanian mereka tidak bisa diangkut. Mereka mengakui hasil PBB dari masyarakat tidak cukup membiayai perbaikan jalan tetsebut seperti sering didengungkan Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan.Tapi bupati sebelumnya, tidak pernah mengaitkan perbaikan jalan dengan besaran PBB masyarakat. Mereka juga mendengar adanya penggeseran dana APBD 2026 sebesar Rp503 milyar oleh bupati tidak sepengetahuan DPRD Deli Serdang.Namun mereka tidak ambil pusing dengan hal itu, yang mereka pusing perbaikan jalan mereka tidak dilaksanakan. Di beberapa ruas jalan ditemukan badan jalan bagai kubangan kerbau, sementara di bagian lain ditemukan aspal yang terkelupas dan batu sebesar kelapa berserakan.Tragisnya lagi tidak ada parit pembuangan air, sehingga air mengalir dari badan jalan, mengikis aspal. Saat ini ada pengaspalan ruas jalan dari ibu kota kecamatan Sibirubiru menuju Penen.Itupun dibangun tanpa drainase sehingga air mengalir dari badan jalan bagaikan sungai. Dan beberapa ruas jalan yang hancur tidak diperbaiki.Menurut masyarakat, pengaspalan kurang berkualitas dan dana yang digunakan terlihat begitu besar. Mungkin komisi proyek untuk pejabat dipungut dalam jumlah besar. (HB-01)
, harianbersama -